Field Trip

  • Pilihan FieldTrip:

    Kegiatan Field Trip ditawarkan untuk 3 pilihan dan akan dilaksanakan apabila jumlah minimal peserta ada 5 orang. Biaya sebesar Rp. 400.000/orang (tiket kapal susur sungai, trasport, makan/snack dan kaos).  Pendaftaran terakhir untuk peserta Field Trip dilakukan pada saat registrasi ulang, adapun pilihan Field Trip yaitu :

    1. Jalur Selatanberangkat pkl 000 WIB dengan objekWisata Kota (Museum, Tugu Soekarno, Susur Sungai,  Toko Souvenir, Makan Siang/Shalat, Eks Transmigrasi Di Lahan Gambut-Kalampangan, Blok C eks PLG, Hutan Wisata Jumpun Pambelum), kembali ke Hotel pukul 17.00 WIB.
    2. Jalur Utara berangkat pkl 000 WIB dengan objek wisata kota (Museum, Tugu Soekarno, Susur Sungai, Toko Souvenir, Makan Siang/Shalat, Pusat Rehabilitas Orang Utan Nyaru Menteng dan Pulau Kaja-Pelepasliaran Orang Utan), kembali ke Hotel pukul 17.00 WIB.
    3. Jalur Barat berangkat pkl 000 WIB dengan objekwisata kota (Museum, Tugu Soekarno, Susur Sungai, Toko Souvenir, Makan Siang/Shalat, Desa Wiasa Kereng Bangkirai, Laboratorium Alam Hutan Rawa Gambut), kembali ke Hotel pukul 17.00 WIB.

     

Hotel

 

DAFTAR HARGA KAMAR LUWANSA HOTEL PALANGKA RAYA

Tipe Kamar Jumlah Kamar Harga Harga
Published Goverment
Superior 89 Rp 700.000,- Rp 565.000,-
Deluxe 3 Rp 1.000.000,- Rp 800.000,-
Suite 4 Rp 1.750.000,- Rp 1.300.000,-

Keterangan:

  • Harga diatas termasuk 21% pajak dan pelayanan
  • Harga kamar sudah termasuk sarapan pagi
  • Aturan berlaku untuk pengambilan kunci kamar pada pukul 13.00 WIB dan untuk menyerahkan kembali kunci kamar pada pukul 12.00 WIB

Address    :  Jl. G. Obos No. 102, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangka Raya,  

   Kalimantan Tengah 73112, Indonesia

Phone       :  +62 536 3242828

 

Museum Balanga Palangka Raya

Museum Balanga adalah museum yang berlokasi di Kota Palangka Raya, provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia Museum Balanga berlokasi di Jalan Tjilik Riwut, hanya sekitar 2,5 km dari Bundaran Besar. Jika anda tidak menggunakan kendaraan pribadi, dengan transportasi umum juga sangat mudah.

Keberadaan Museum Balanga memang belum banyak diketahui oleh publik. Bahkan masyarakat Kalteng sendiri banyak yang masih belum mengetahui keberadaan museum ini, padahal museum ini ada sejak 1973. Didirikan oleh Pemda Kalteng mulanya sebagai museum daerah. Seiring dengan kebijakan pemerintah pusat bahwa setiap provinsi memiliki museum yang menampilkan keunikan kebudayaan dan kekayaan alam setempat, maka pada tahun 1990 Museum Balanga menjadi museum provinsi.

Museum Balanga memiliki berbagai jenis koleksi hasil kebudayaan material (benda budaya) yang dikelompokan menjadi koleksi ethnografi, historika, arkeologi, keramologika, numismatika & heraldika. Sementara benda alam dikelompokan menjadi koleksi biologika dan geologika. Koleksi museum tersebut sebagian dipajang di 2 gedung sebagai pameran tetap, selebihnya ditata di gundang koleksi.

Ketika anda memasuki ruang pameran maka anda akan merasakan suasana kehidupan tradisional suku Dayak. Koleksi ditata berdasarkan daur hidup, dimulai dari peralatan upacara fase kelahiran, perkawinan dan terakhir kematian. Pemandu tak akan lupa menceritakan kepada anda tentang keunikan upacara Tiwah. Di sini anda akan melihat keunikan senjata tradisional seperti Sumpit, Duhung, Mandau, miniatur rumah panjang yang disebut Betang, alat pengundang ikan yang disebut Mihing, patung Sapundu dan Hampatung Karuhei, jimat Penyang, aneka barang kuningan, aneka tempayan keramik asal Cina dari dinasti Ming dan Ching yang disebut Balanga dan piring Malawen. Masih banyak lagi koleksi unik lainnya.

Museum Balanga juga menerima sekitar seribu buah senjata sitaan yang digunakan saat konflk etnis di Sampit tahun 2001 sebagai koleksi historika.

Museum Balanga melayani kunjungan perorangan maupun rombongan pada saat jam kerja, yakni :

  • Senin-Kamis : 07.00 – 14.00
  • Jumat : 07.00-10.30
  • Sabtu : 07.00-2.30